Membangun. Memotret.
Menjelajah.
Tentang Saya
Saya lahir di Bekasi, tetapi hampir seluruh masa kecil saya dihabiskan di Magetan, tempat saya tumbuh bersama nenek. Di kota kecil itulah saya belajar menghargai proses, menemukan rasa ingin tahu terhadap teknologi, dan memahami bahwa hal-hal sederhana sering kali meninggalkan kesan paling dalam.
Tahun 2023 menjadi titik balik ketika nenek saya berpulang. Saya memilih tetap tinggal di Magetan hingga menyelesaikan pendidikan, sebelum akhirnya kembali ke Bekasi untuk memulai babak baru dalam hidup. Kini saya mengembangkan produk digital, mempelajari teknologi baru, dan terus mempersiapkan diri untuk mengejar kesempatan yang lebih besar, termasuk berkarier di tingkat internasional.
Bagi saya, membangun bukan sekadar menulis kode. Ini adalah cara saya menyelesaikan masalah, menciptakan sesuatu yang bermanfaat, dan meninggalkan jejak yang berarti. Setiap proyek yang saya kerjakan lahir dari rasa ingin tahu, perhatian terhadap detail, dan keinginan untuk terus berkembang.
Spesialisasi
Full-stack Crafting, UI/UX Engineering, & Fotografi Analog.
Filosofi
"Membangun dengan hati, memotret dengan jiwa, menjelajah dengan kaki."
Identity No.
FR-024-ID
Subject Name
FarrellID
FarrellID
Musik
Bagi saya, musik bukan sekadar hiburan, melainkan cara untuk terhubung dengan banyak orang. Itulah alasan saya senang menghadiri konser. Di tengah ribuan penonton, semua orang berbagi antusiasme yang sama terhadap musisi yang mereka cintai. Perbedaan usia, pekerjaan, atau asal daerah seakan menghilang. Saya hanya perlu bertanya,"Lagu apa yang paling ingin kamu dengar malam ini?"dan dari pertanyaan sederhana itu, percakapan baru sering kali dimulai.
Arsip Konser
Saya terkadang datang bersama teman, tetapi tidak jarang juga menikmati konser seorang diri. Menariknya, datang sendirian tidak pernah terasa sepi. Saat mengantre atau menunggu pintu dibuka, saya sering memulai obrolan dengan orang di sebelah. Rasanya selalu menyenangkan menemukan orang baru yang memiliki antusiasme yang sama terhadap musik. Momen yang biasanya hanya saya nikmati melalui headphones, kini berubah menjadi pengalaman yang dirayakan bersama ribuan orang dalam satu tempat.
Fotografi
Fotografi bagi saya bukan tentang mengejar foto yang sempurna, melainkan tentang mengabadikan momen yang mungkin tidak akan terulang lagi. Saya jarang merencanakan sebuah foto. Biasanya saya hanya berjalan, mengamati sekitar, lalu menekan tombol rana ketika ada sesuatu yang terasa menarik. Momen ketika komposisi, cahaya, dan suasana berpadu dengan pas selalu memberikan kepuasan tersendiri.
Saya lebih sering memotret arsitektur, suasana kota, dan kehidupan di jalanan. Ada sesuatu yang menarik dari bangunan, lorong, atau sudut kota yang sering kali luput dari perhatian orang lain. Untuk memotret manusia saya masih cukup gugup, karena rasanya ada tekanan untuk menangkap ekspresi yang tepat. Mungkin suatu saat nanti saya akan lebih banyak mencoba fotografi potret, tetapi saat ini saya masih menikmati proses belajar melalui apa yang ada di sekitar saya.

Tangkapan Favorit
"Foto ini saya ambil di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir tahun 2025, ketika berkesempatan menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC bersama teman-teman. Bukan hanya pertandingannya yang berkesan, tetapi juga suasana stadion yang dipenuhi sorakan, nyanyian, dan semangat ribuan suporter. Momen itu mengingatkan saya bahwa sebuah foto bukan sekadar gambar, melainkan cara untuk menyimpan kenangan yang mungkin suatu hari nanti hanya bisa saya rasakan kembali melalui sebuah bingkai."
Hampir seluruh foto yang saya unggah merupakan SOOC(Straight Out of Camera). Saya menggunakan kamera Fujifilm dengan berbagai resep simulasi film, dan belakangan ini lebih sering memakai Portra do Sol. Saya menikmati proses menghasilkan warna langsung dari kamera, sehingga setiap foto tetap mempertahankan karakter aslinya tanpa proses penyuntingan yang berlebihan.
Inventaris Alat
ID-12345, INDONESIA
Kode
Semuanya dimulai saat pandemi. Kelas HTML & CSS pertama saya di Microsoft Teams membuat saya jatuh cinta pada dunia ini. Saya menghabiskan hari-hari di kamar, menjelajahi kursus Udemy, dan membangun aplikasi CRUD sederhana dengan Express dan EJS. Dua sosok yang berjasa dalam karier saya: profesor saya yang memperkenalkan bidang ini, dan WPU yang kursusnya membantu saya melewati masa-masa awal belajar.
Kini, pemrograman adalah keahlian sekaligus tempat aman saya. Sebagian besar proyek sampingan saya berbasis Spotify. Saya bukan musisi, tapi menciptakan sesuatu dengan musik adalah kegemaran saya. Proyek terbaru saya adalah stamped.today: tempat Anda mengoleksi "stempel" artis favorit lengkap dengan jumlah pendengar bulanan mereka saat itu. Bukti autentik bahwa Anda adalah pendengar lama sebelum mereka dikenal luas.
Pengalaman Kerja
Proyek Terpilih
Jelajah
Saya lahir di Bekasi, tetapi hampir seluruh masa kecil saya dihabiskan diMagetan. Saya tumbuh di sana bersama nenek, yang menjadi sosok penting dalam hidup saya. Magetan bukan sekadar tempat saya dibesarkan, tetapi tempat saya belajar tentang kesederhanaan, ketulusan, dan arti sebuah rumah.
Pada tahun 2023, nenek saya berpulang. Sejak saat itu saya menyelesaikan perjalanan saya di Magetan seorang diri hingga akhirnya lulus sekolah pada tahun ini. Setelah itu, saya memutuskan kembali ke Bekasi—kota tempat saya dilahirkan. Rasanya seperti memulai babak baru: kembali ke tempat asal, bukan untuk mengulang masa lalu, melainkan untuk membangun masa depan yang saya impikan.
"Magetan membentuk siapa saya hari ini. Bekasi adalah tempat saya memulai langkah berikutnya. Saya percaya setiap perjalanan, seberat apa pun, selalu membawa kita lebih dekat pada tujuan yang sedang diperjuangkan."